"Pantaskah kita tertawa lepas tanpa beban? Sedang saudara kita sedang berjuang mempertahankan hidup dibelahan bumi lain. Lalu apa yang akan kita katakan kelak. Saat Allah.SWT.menanyakan tentang mereka?"
***
Dari Tsauban.RA. bersabda Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam :
"Hampir saja seluruh umat manusia siap memangsa kalian (dalam riwayat Ahmad ditambahkan redaksi : dari segala penjuru) seperti orang orang rakus yang mengerubuti makanan dalam wadahnya." Salah seorang sahabat bertanya, "Apakah waktu itu jumlah kami sedikit ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Tidak. Tidak, bahkan jumlah kalian saat itu sangatlah banyak, tetapi kalian seperti buih dilautan.Pada saat itu kewibawaan kalian di mata umat lain menjadi sangat rendah, dan Allah akan melemparkan al wahn dihati kalian." Maka orang itu pun bertanya kembali, "apakah al wahn itu, ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Cinta dunia dan takut mati"
[HR.Abu Dawud, Al Fitan wa Al-Malaahim, no.4276]
[HR.Abu Dawud, Al Fitan wa Al-Malaahim, no.4276]
Peristiwa berebutnya bangsa barat untuk menghabisi umat islam sudah dimulai sejak perang salib, dan puncak kebencian mereka adalah ketika runtuhnya Khilafah Turki Utsmani. Sejak itulah nafsu bangsa barat sedemikian rakusnya memburu kaum meslimin.
Umat islam yang menjadi korban dan objek yang diperebutkan bukan hanya secara fisik. Negeri mereka dan sumber daya alamnya juga menjadi objek perebutan kaum imperialis.
Lihatlah yang terjadi di Irak, Afghanistan, Suriah, Palestina, Burma, Rohingya, dan negara sebagainya jutaan umat islam menjadi korban. Sementara dalam perang pemikiran dan mental, ratusan juta umat Islam telah terbeli akal dan pikirannya untuk berada bersama bangsa barat. Umat islam yang sejatinya harus memberikan pembelaan kepada sesama saudara se iman, justru menjadi mesin pembunuh yang dikendalikan penuh oleh musuh islam.
Sebagai contoh pikiran kita diracuni dengan dunia fashion. Baju kurang bahan di jual dengan harga yang mahal. Aurat wanita dipertontonkan tanpa beban.
Lalu dunia film, semua mengajarkan tentang hal hal yang tak wajar. Pikiran remaja diracuni habis habisan, hingga melalaikan waktu belajar.
Kemudian fun, atau kesenangan. Kita terus diberi kesenangan kesenangan yang fatamorgana. Hingga lupa bahwa dibelahan bumi sana masih banyak saudara saudara kita yang berjuang mati matian mempertahankan hidup. Tidur mereka tak tenang. Semuanya terasa ancaman. Namun kita? Hidup senang tanpa beban.
"Aku melihat banyak manusia. Tapi hanya sedikit yang punya rasa kemanusiaan"
Ketika aku berbicara banyak hal. Kau bilang ini pelanggaran HAM. Ya, aku tau kau punya HAM. lalu bagaimana dengan mereka? Bukankah mereka juga punya HAM? Tapi tak ada rasa peduli pun. semua gambar atau berita yang disebar hanya menjadi saksi bisu.
Memang kita tak mampu membantu dengan materi. Namun, pernahkah kau menyebut mereka dalam doamu? Sekali saja.
Andai kita bertukar nasib dengan mereka. Kita yang jadi mereka. Sanggup kah kita?
Andai kita bertukar nasib dengan mereka. Kita yang jadi mereka. Sanggup kah kita?
"Hiduplah sesukamu tapi sungguh engkau pasti mati. Cintailah siapa pun yang engkau suka karena sungguh kalian pasti akan berpisah. Berbuatlah sesukamu karena sungguh kau pasti akan menemui balasan perbuatanmu itu."
[HR. al - Baihaqi]
[HR. al - Baihaqi]
Menurut buku yang aku baca dalam "kisah kisah kekejaman israel di Palestina" halaman 289-291, disebutkan bahwa kekejaman israel pantas masuk Guinness Book of record. Publik tau bahwa buku itu merangkum peristiwa istimewa yang jarang terjadi di tingkatan dunia. Alasan tersebut di uraikan Al Qadumi, dengan beberapa point :
1. Israel adalah negara yang tidak memiliki perundang undangan yang jelas. Yakni negara tanpa undang undang
2. Israel adalah satu satunya negara yang merekomendasikan pembunuhan terhadap anak anak, orang jompo, dan wanita yang merupakan penduduk sipil.
3. Israel adalah satu satunya negara di dunia yang menodai tempat tempat suci dan mengubah masjid menjadi kandang ternak.
4. Israel mempunyai bangunan terluas didunia. Temboknya lebih panjang dua kali lipat dari tembok Berlin, tingginya dua kali lipat tembok tersebut. Bangunan itu adalah penjara bernama Gaza.
5. Tahanan terbanyak juga berhasil dipecahkan oleh Israel. Dimana dalam wilayah "penjara Gaza" hidup sekitar 3 juta jiwa.
Ahmadinejed menegaskan para pejabat Israel yang berperan dalam pembantaian warga Gaza harus dinyatakan sebagai pembunuh dan penjahat perang. Ia mendesak agar PBB memanggil penjahat penjahat perang itu. Namun, PBB memang terkooptasi sehingga mandul. (Hal.297)
Sudah cukup kujelaskan semua. kau boleh membantahku dengan apapun rupanya. namun di hati kecilmu engkau tahu yang kusampaikan adalah benar adanya.
Pantaskah kita tertawa tanpa beban? Tanpa merasa esok ataukah nanti bisa saja kita mati. Atau, apa yang akan kau katakan ketika Allah bertanya tentang mereka?. Seorang muslim itu saudara bagi muslim lainnya. Lalu, bagaimana dengan engkau yang tak peduli dengan mereka? Jika bukan doa lalu apa lagi? Kita tak mampu memberi materi.
Semoga menginspirasi..
-------------------------------------------------
@@
Dari Abi Hamzah Anas bin Malik.ra. pelayan Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam dari Nabi Shalallahu alaihi wasallam bersabda "Tidak sempurna Iman seseorang diantaramu hingga mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri"
[HR. Bukhari - Muslim]
[HR. Bukhari - Muslim]
📝 : Della Siska
WA : 08999553027
WA : 08999553027
#inspirasihijrah
#tintasongan
#tintasongan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar